""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Senin, 18 Juni 2012

Sepucuk Kata di Penghujung Eja

Kesendirian berselimut pekat
lelah merayap perlahan, sepi ....
hanya pada sajak aku bertutur
berimajinasi, bercengkerama pada makna hati

luka, duka, sepi mengoyak lelah
sepucuk kata di penghujung  eja.
Seperti memandang bulan berkabut tak bersuara
angkuh dalam kepucatan luka

perlahan tangisan puitis membayang,
hanya pada bait kembali aku bertutur

1 komentar:

VyaShilvya Romantier mengatakan...

niceeee....puitis beud..

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...