""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Rabu, 15 Juli 2009

Di Pesisir Ini Kembali Aku Berbagi

senja masih saja meniti lembayung merah
kelamnya lukisan cintaku pun tertoreh diujung cakrawala
terombang-ambing bersama biduk dalam gelombang rindu

perlahan kelam tampar senja hingga tengelam di ujung samudra
aku terpekur diantara bebatuan berteman riak-riak berbusa
alunan azan semayub bersama semilir angin pesisir
menggugah lamunan biru

wajahmu membayang bersama kenangan
selalu kucoba untuk melupakan
tapi selalu saja kau datang menjelma
merangkai memori dan sajak-sajak yang t'lah tertoreh

cericit kelelawar ramaikan senja itu
hiruk pikuk dan derit sepeda tua tertatih, terseok dalam kendali
seraut wajah penuh pengharapan
dalam segulung mimpi bersama keranjang ikan

aku hanya bisa tengadah
kembali kurangkai wajahmu
sketsa yang tlah hilang,
terbentang bersama bintang
di pesisir senja ini kembali aku berbagi

Dalam Debur Pantai Ngebum,
15 Juli 2009

Tidak ada komentar:

Meruang dalam Dingin Juanda

Hembus mengalun petikan, alunkan syair alirkan makna Hening ruang tunggu terbius merdu nyanyianmu Bukan sosokmu yang membiusku Makna ...