""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Minggu, 05 Januari 2014

Gumam Pasung Rinduku

Kurasakan apa yang mendesak ingin hati kecil ungkap
merayap perlahan di ujung tenggorokan
menggantung pada pangkal lidah
tertatih huruf, suku kata, kata
hingga frase memberontak. tapi,
bibir enggan bersuara

ah kau t'lah buat otakku syok
kau t'lah buat semuanya beku
kaku, purba dalam senja
hanya gumam kembali memfakta
pandangi bayangmu
setubuhi wangimu
dan satu nafas panjang pasung rinduku

Tidak ada komentar:

Meruang dalam Dingin Juanda

Hembus mengalun petikan, alunkan syair alirkan makna Hening ruang tunggu terbius merdu nyanyianmu Bukan sosokmu yang membiusku Makna ...