""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Jumat, 31 Januari 2014

Senyum itu

purnama berarak dalam gerhana mendung
berkendara kupu-kupu
melayang diantara pelangi
pendar itu serupa selendang
sambut permadani hati
tergelar dalam jagat pesona
pualam menyimpul
di sudut pipimu

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...