""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Rabu, 15 Januari 2014

Tertawa dan Menarilah

Teruslah menari
bila itu bahagiakan hatimu
aku kan tulis saja sajak-sajak ceritamu
tak perlu lagi sepanggung
karena cerita itu tak bersambung
klimaks t'lah kau endingkan
degresi kucoba buat tapi slalu saja kau akhiri duka
skenariomu terlalu hebat untuk lakon ini
akan kupentaskan esok suatu saat
agar kau tahu
ada bagian cerita yang kau paksa hilangkan
terus, teruslah menari dengan tawamu

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...