""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Sabtu, 11 Januari 2014

Ranum Senja di Pipimu

riuh tawamu, tertahan dalam katub bibirmu
sungging lesung pipi itu kian buatku luruh
tajam kutatap indah bola matamu kau pun berkedip
lentik benar bulu matamu itu



merah ranum pipimu pun seolah tertampar pandangku
serupa mawar kutarik rembulan dan kutahan di atas kepalamu
betapa kau tersipu bersandar manja pandang senja merayap

Tidak ada komentar:

Meruang dalam Dingin Juanda

Hembus mengalun petikan, alunkan syair alirkan makna Hening ruang tunggu terbius merdu nyanyianmu Bukan sosokmu yang membiusku Makna ...