""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Selasa, 21 April 2009

Batinku Menangis

Aku……..

Mungkin Cuma seonggok daging tergeletak di emper jalan

maka ketika beringas waktu menggigitku

aku Cuma bisa mengerang

Aku …….

Mungkin Cuma sesosok bangkai yang terbujur kaku di lorong lorong zaman

maka cacing cacing rakus

tak akan membiarkanku membusuk tanpa sempat tercicipi

Aku ……Mungkin hanya sebuah boneka yang tiada ber"hati"

maka begitu mudah tingkah kelam menggiringku ketempat sampah

Atau….Mungkinkah aku hanya sebuah bayang yang telah ditanggalkan dari jazadnya ?

hingga begitu mudahnya…

aku mengenyahkan nyanyian dzikir dzikirMu

Kembalikkan semua Iman yang dulu tlah tertata

Ya Rabbi terimalah keluhku ini

aku kan slalu berdzikir untukMu

Tidak ada komentar:

Meruang dalam Dingin Juanda

Hembus mengalun petikan, alunkan syair alirkan makna Hening ruang tunggu terbius merdu nyanyianmu Bukan sosokmu yang membiusku Makna ...