""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Sabtu, 25 April 2009

Hadirmu Lukaiku


Akan kutinggalkan semua luka yang menganga

aku melangkah penuh perih
dengan doa tiada berujung
akankah menyembuhkan pedih
kembali sosok itu menyusup ke hidupku
mendobrak pintu hati yang t’lah sekian lama terkunci

Menggores luka baru
mataku tak dapat berhenti menatapnya
dengan kekaguman seperti dulu
walau menatapnya akan menghancurkan diriku
aku tak kuasa sekedar memalingkan wajah
walau perih begitu dahsyat kembali menyerang hatiku

Aku tak kuasa menutup pintu hati
dihadirkannya kembali rasa itu ke hidupku
ku tahu dengan menatap senyum dan matanya
tergores kembali luka yang pernah menganga

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...