""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Selasa, 09 Juni 2009

Kuikat Ilalang Untukmu


Berenang aku di lautan angin
Tertatih berpijak pada titian senja
Tangga jiwa pun meniti kata
Kata tiada makna
Makna terpatri hanya dalam rasa

Kuikat ilalang ini untukmu
Kupetik dari tepian awan
kubungkus dengan serpihan mendung
Kulilit dengan tali kembang
kupersembahkan dalam cawan cakrawala

Pada semilir senja di pesisir
semburat langit berawan dan berteriak
Menantimu angin gunung yang membeku
berselimut kabut menatap nanar pesisir
Ikatan ilalang ini sebagai tanda untukmu
Layu oleh isapan pekat dan tamparan kelam
yang tak mau memaknai
Kutitipkan ilalang ini pada rumpun bernyanyi
seiring semilir pesisir meniti mimpi yang tak pasti

2 komentar:

lesparisien.net mengatakan...

keren sob

eha mengatakan...

syahdu ... membawa pembaca melayang seraya menebak makna

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...