""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Rabu, 03 Juni 2009

Purnama Awal Juni

Merah belum sempurna terlukis di ufuk barat
riak-riak kecil masih setia belai lembut pasir
biduk terkulai dalam kebisuan
tak perduli camar membentak-bentak

perlahan angin gunung berhembus
sesenja ini angin gunung menyapa pesisir
terhenyak aku dari lamunan
menyusup perlahan susuri tiap sendi dan
menjalar menembus pori-pori hati

tertusuk aku akan busur yang melesat
menancap dalam sudut hati
kenangan pun tersibak kembali
menyeruak dipelupuk mata

senyum sungging senja rebah
dalam buaian purnama
pekat pun tersingkap
gelap memudar

akankah purnama awal bulan juni
manjakan angin gunung
manjakan angin pesisir
dalam biduk yang membisu

Tidak ada komentar:

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...