""Biarlah hati temukan kata-kata, biarlah kata-kata membentuk sajak ataukah prosa, dan biarkan makna mengalir seiring detik kehidupan""

Minggu, 14 Juni 2009

Naskah Tak Pernah Usai Kutulis


Dari jurang rasa kulahirkan kata
Tertatih kupetik dari dasar hati
Sunyi terdengar denting
Namun masih saja…
Aku merancang sajak kelam

Mataku melukis wajah silam
Kulihat hangusnya jiwa masih mengepul api
Hingga arang jadi abu bertebaran debu
di titian pesisir ini penghabisan kudekap
Menjadi berkeping-keping tumpukan kenangan
hilang terbayang dalam penantian

ukiran sepi memahat hati
selalu tertulis dalam setiap sajak kelam
naskah tak pernah usai
hingga senja tenggelam di pesisir

2 komentar:

lesparisien.net mengatakan...

wah ini maksudnya pengarangnya belum menyelesaikan naskahnya kemudian meninggal?

Henny Y.Caprestya mengatakan...

wah..puisinya bagus banget!!!

Pada Langit Jakarta Aku menatap

Langit hempaskan ilusi bersandar pada pundak waktu berbicara pada bayang berserak di luar jendala aku yang hanya kecil terpana pada senj...